Sep 30, 2011

Gracias :)


Hari Selasa tgl 27 September 2011 kemaren adalah hari ulangtahunku. Tidak ada kado yg aku peroleh hanya beberapa doa baik dari temantemanku :). Tapi sehari sesudahnya, aku mendapat sms dari seorang teman yang sedang dalam perantauan. Kalian tau apa isinya? Dia mengucapkan selamat atas hari kelahiranku, dan bagian terbaiknya, dia mengirimkan sebuah hadiah kepadaku #akhirnya :D
Hadiah itu baru nyampe ke Malang 3 hari sesudah hari spesialku. Untuk mendapat hadiah itupun, aku masih harus berusaha (PR banget -.-). Ternyata cuma sebuah novel yang berjudul "9 Summers 10 Auntumns. dari kota apel ke the big apple", tapi isinya (sepertinya) sangat inspiratif. Hal ini bisa dilihat dari pesan yang ditulis di atas buku itu "hope you will surely READ this book. klo g dibaca balikin aja -.-".
Sebagai bentuk apresiasi, aku memposting foto dari hadiah itu di facebook blog ini. Tapi aku punya beberapa pesan untuk si pengirim yang baik hati, tidak sombong dan rajin menabung itu:
  • Kata orang TIKI "kenapa gak ditunggu aja mas? kan Batu masih ikut kawasan Malang"
  • Alamatku salah. yg bener itu gang VI -____-'
  • Tembok kostmu kayaknya harus dicat ulang, banyak cat yg ngelupas dan nempel di bungkus kadonya :p
anyway : gracias :)

Mar 31, 2011

kita

kita bagai nada yang berbeda
saling melengkapi dan menciptakan sebuah harmoni

kita seperti gelap dan terang
bertolak belakang tapi menciptakan keseimbangan

kita adalah dua warna yang tidak sama
tapi perpaduan kita akan memunculkan keindahan

kita berbeda
tidak selalu bersama
tapi kita akan selalu saling melengkapi

ps :
happy birthday :)
aku selalu berdoa yang agar kamu dapat yang terbaik
amin

Mar 14, 2011

God only knows

Dear god,
Thanks for the air I breathe today
Thanks for a chance to open my eyes again

I know it, that you love me, this way
and I know it, you will shine in my darkest night

I will always pray the best for you, my darling
God only knows how much I miss you
I miss you

I love you, so deeply
But I hate to let you know

Cause I know it, that you leave me this way
and the pain is killing me in the darkest night

I will always pray the best for you, my darling
God only knows how much I miss you
I miss you

Feb 28, 2011

ketika menjadi spesial sudah tak ada artinya lagi

aku hanyalah seorang manusia biasa.
manusia biasa yang ingin selalu menjadi luar biasa.
aku ingin berbeda dengan yang lainnya.
aku ingin selalu jadi seseorang yang spesial.

menjadi spesial bukan berarti harus menjadi lebih baik dari yang lain.
untuk jadi spesial aku hanya perlu berpikir berbeda dengan yang lain.
ketika semua orang sibuk menjadi orang baik, aku akan mencoba jadi orang jahat.
mungkin dengan itu aku bisa menjadi orang yang spesial :)

tapi kenapa aku sangat ingin menjadi spesial?
mungkin karena aku ingin terlihat lebih dari mereka.
masalahnya, apa jadinya ketika aku sudah berusaha menjadi spesial, tapi tetap disamakan dengan mereka yang tidak spesial?
what should I do?
apakah aku harus berusaha untuk menjadi lebih spesial lagi agar keberadaanku diakui?
atau malah harus menyerah, dan berhenti untuk jadi spesial?

kalau mereka jadi aku, mungkin mereka akan memilih berusaha lebih keras agar keberadaan mereka diakui.
tapi aku tidak akan melakukannya.
aku akan melakukan opsi yang kedua.
menyerah dan berhenti jadi spesial di mata orang lain.
kenapa? karena aku akan tetap jadi spesial, tapi dengan caraku sendiri. :)

sebenarnya spesial itu bukan tentang orang lain, tapi tentang diri sendiri.
untuk jadi spesial, aku hanya perlu yakin bahwa, diriku adalah orang yang spesial.
menurutku, menjadi diri sendiri yang buruk dan selalu salah dimata orang lain itu lebih baik daripada harus menjadi orang yang berbeda hanya untuk kelihatan baik dimata orang lain.
saranku,
jadilah dirimu sendiri dan yakinlah kamu itu spesial !! 
aku yakin kamu pasti bisa.
karena kita semua dilahirkan untuk jadi orang yang spesial :)

Jan 2, 2011

Cara cerdas menyikapi tilang dari POLISI : Minta SLIP BIRU...!!

by Thoengs Sastro on Monday, January 3, 2011 at 12:23pm
Posting ini adalah sebuah email yang diforward oleh seorang teman kepada saya pagi ini. Selamat Membaca. Semoga Bermanfaat.

************ ****

Beberapa waktu yang lalu sekembalinya berbelanja kebutuhan, saya sekeluarga pulang dengan menggunakan taksi. Ada adegan yang menarik ketika saya menumpang taksi tersebut, yaitu ketika sopir taksi hendak ditilang oleh polisi.

Sempat teringat oleh saya dialog antara polisi dan sopir taksi.
Polisi (P) : Selamat siang mas, bisa lihat Sim dan STNK ?
Sopir (S) : Baik Pak.
P : Mas tau kesalahannya apa ?
S : Gak Pak.
P : Ini nomor polisinya gak seperti seharusnya (sambil nunjuk ke plat nomor taksi yang memang gak standar) sambil langsung mengeluarkan jurus sakti mengambil buku tilang, lalu menulis dengan sigap.


S : Pak jangan ditilang deh. Wong plat aslinya udah gak tau ilang kemana. Kalo ada pasti saya pasang.
P : Sudah saya tilang saja. Kamu tau gak banyak mobil curian sekarang ? (dengan nada keras !!)
S : (Dengan nada keras juga) Kok gitu ! Taksi saya kan ada STNKnya Pak. Ini kan bukan mobil curian !
P : Kamu itu kalo dibilangin kok ngotot (dengan nada lebih tegas). Kamu terima aja surat tilangnya (sambil menyodorkan surat tilang warna MERAH).
S : Maaf, Pak saya gak mau yang warna MERAH suratnya. Saya mau yang warna BIRU aja.
P : Hey ! (dengan nada tinggi), kamu tahu gak sudah 10 hari ini form biru itu gak berlaku !
S : Sejak kapan Pak form BIRU surat tilang gak berlaku ?
P : Ini kan dalam rangka OPERASI, kamu itu gak boleh minta form BIRU. Dulu kamu bisa minta form BIRU, tapi sekarang ini kamu gak bisa. Kalo kamu gak mau, ngomong sama komandan saya (dengan nada keras dan ngotot)
S : Baik Pak, kita ke komandan Bapak aja sekalian (dengan nada nantangin tuh polisi)

Dalam hati saya, berani betul sopir taksi ini.
P : (Dengan muka bingung) Kamu ini melawan petugas ?
S : Siapa yang melawan ? Saya kan cuman minta form BIRU. Bapak kan yang gak mau ngasih
P : Kamu jangan macam-macam yah. Saya bisa kenakan pasal melawan petugas !
S : Saya gak melawan ? Kenapa Bapak bilang form BIRU udah gak berlaku? Gini aja Pak, saya foto bapak aja deh. Kan bapak yang bilang form BIRU gak berlaku (sambil ngambil HP)

Wah ... wah .... hebat betul nih sopir ! Berani, cerdas dan trendy. Terbukti dia mengeluarkan HPnya yang ada kamera.
P : Hey ! Kamu bukan wartawan kan ? Kalo kamu foto saya, saya bisa kandangin (sambil berlalu).

Kemudian si sopir taksi itu pun mengejar polisi itu dan sudah siap melepaskan shoot pertama (tiba-tiba dihalau oleh seorang anggota polisi lagi).
P 2 : Mas, anda gak bisa foto petugas seperti itu.
S : Si Bapak itu yang bilang form BIRU gak bisa dikasih (sambil tunjuk polisi yang menilangnya) .

Lalu si polisi ke 2 itu menghampiri polisi yang menilang tadi. Ada pembicaraan singkat terjadi antara polisi yang menghalau si sopir dan polisi yang menilang. Akhirnya polisi yang menghalau tadi menghampiri si sopir taksi.
P 2 : Mas, mana surat tilang yang merahnya? (sambil meminta)
S : Gak sama saya Pak. Masih sama temen Bapak tuh (polisi ke 2 memanggil polisi yang menilang)
P : Sini, tak kasih surat yang biru (dengan nada kesal)

Lalu polisi yang nilang tadi menulis nominal denda sebesar Rp.30.600,- sambil berkata : Nih kamu bayar sekarang ke BRI ! Lalu kamu ambil lagi SIM kamu disini. Saya tunggu.
S : (Yes !!) OK Pak ! Gitu dong, kalo gini dari tadi kan enak.

Kemudian si sopir taksi segera menjalankan kembali taksinya sambil berkata pada saya, : Pak, maaf kita ke ATM sebentar ya . Mau transfer uang tilang. Saya berkata : "Ya, silakan."

Sopir taksi itupun langsung ke ATM sambil berkata, "Hatiku senang banget Pak, walaupun ditilang, bisa ngasih pelajaran berharga ke polisi itu. Untung saya paham macam-macam surat tilang.

Tambahnya, : "Pak kalo ditilang kita berhak minta form biru, gak perlu nunggu 2 minggu untuk sidang. Jangan pernah pikir mau ngasih DUIT DAMAI! Mending bayar mahal ke negara sekalian daripada buat oknum.

Dari obrolan dengan sopir taksi tsb dapat saya infokan ke Anda sebagai berikut :

SLIP MERAH, berarti kita menyangkal kalau melanggar aturan dan mau membela diri secara hukum (ikut sidang) di pengadilan setempat. Itu pun di pengadilan nanti masih banyak calo, antrian panjang dan oknum pengadilan yang melakukan pungutan liar berupa pembengkakan
nilai tilai tilang. Kalau kita tidak mengikuti sidang, dokumen tilang dititipkan di kejaksaan setempat. Disini pun banyak calo dan oknum kejaksaan yang melakukan pungutan liar berupa pembengkakan nilai tilang.

SLIP BIRU, berarti kita mengakui kesalahan kita dan bersedia membayar denda. Kita tinggal transfer dana via ATM ke nomer rekening tertentu (kalo gak salah no. rek Bank BUMN).

Sesudah itu kita tinggal bawa bukti transfer untuk ditukar dengan SIM/STNK kita di Kapolsek terdekat di mana kita ditilang. You know what ? Denda yang tercantum dalam KUHP Pengguna Jalan Raya tidak melebihi 50 ribu ! Dan dananya RESMI MASUK KE KAS NEGARA.